Selain karena keramahan masyarakatnya, tujuan wisata di Solo begitu banyak dan beragam. Sebagai pusat kebudayaan Jawa dengan umurnya yang sudah ribuan tahun, membuat Solo yang dulu dikenal dengan nama Surakarta kaya akan tempat-tempat wisata, karena sejak jaman dahulu masyarakat Jawa juga sudah menggemari aktifitas berwisata yang mereka sebut dengan istilah plesir.

Itu sebabnya tujuan wisata di Solo begitu banyak dan kesemuanya terawat dengan baik, karena industri pariwisata di kota ini sudah berkembang sejak lama, bahkan sebelum kata ‘industri pariwisata’ itu sendiri lahir.

Inilah beberapa tempat wisata di Solo yang menjadi favorit wisatawan dan memberikan daya tarik berbeda dari objek-objek wisata yang ada di daerah lain:
__________

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat


(foto : timlo.net & travelspromo.com)

Keraton yang dulu merupakan bagian dari kerajaan Mataram ini merupakan destinasi wajib bagi para wisatawan yang berkunjung ke Solo, karena di tempat inilah sentral dari kebudayaan Jawa yang hingga kini masih berkembang di tengah arus budaya modern.

Keraton yang masih berdiri dengan tegak ini tidak hanya menyuguhkan gaya arsitektur Jawa yang disetiap sudutnya berikut ornamen-ornamen yang menghiasi bangunan-bangunannya sarat dengan makna simbolis, tapi juga menawarkan koleksi-koleksi bersejarah milik keraton yang erat kaitannya dengan perkembangan sejarah Nusantara serta perkembangan kebudayaan Jawa.

Pada waktu-waktu tertentu, para wisatawan juga dapat menikmati pertunjukan tari tradisional serta upacara-upacara adat dengan prosesi yang sangat menarik dan kaya akan nilai-nilai filosofi.

Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari


(foto : tabloidindependentnews.blogspot.com & krjogja.com)

Tujuan wisata di Solo yang tidak kalah menarik adalah THR (Taman Hiburan Rakyat) Sriwedari. THR ini menjadi taman hiburan yang legendaris, karena usianya sudah cukup tua. Bedanya, jika dulu THR Sriwedari hanya dipakai sebagai tempat pertunjukan berbagai macam kesenian tradisional Jawa, seperti ketorak, wayang kulit, wayang orang, dan sebagainya, kini THR tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai macam wahana permainan modern untuk anak-anak, termasuk diantaranya adalah mini water park.

Aktifitas seni juga masih hidup di tempat ini, hanya saja tidak sebatas kesenian tradisional, tapi juga kesenian modern seperti pentas musik, pagelaran orkes dangdut, dance dan berbagai pertunjukan seni modern yang lain. Namun demikian kesenian tradisional tidak pernah ditinggalkan karena memang menjadi ciri khas sekaligus daya tarik dari THR Sriwedari.

Kebun Binatang Taru Jurug


(foto : solo.korinatour.co.id & penginapan.net)

Tujuan wisata di Solo lainnya adalah Kebun Binatang Taru Jurug yang menarik sebagai tempat wisata keluarga. Dengan koleksi berbagai jenis binatang, beberapa diantaranya merupakan binatang langka dan dilindungi, destinasi wisata yang satu ini selalu dibanjiri pengunjung pada setiap hari libur.

Mereka tidak hanya dapat menyaksikan berbagai jenis hewan yang koleksinya mencapai lebih dari 69 satwa, tapi juga dapat berkeliling mengitari kawasan kebun binatang dengan menunggang gajah atau unta cukup dengan membayar Rp.10.000.

Di lokasi Taru Jurug, wisatawan juga dapat menjumpai Monumen Gesang, yaitu monumen yang dibangun oleh sebuah foundation di Jepang untuk menghormati musisi keroncong legendaris bernama Gesang, karena lagu-lagu keroncong ciptaan Gesang utamanya lagu “Bengawan Solo” sangat populer di Negeri Sakura. Pada saat-saat tertentu di sekitar monumen ini digelar pagelaran musik keroncong dan berbagai aktivitas seni yang lain.

Taru Jurug tidak hanya ramai pada siang hari, tapi juga meriah saat malam datang menjelang. Hal tersebut disebabkan karena sebagian dari lokasi kebun binatang, disulap menjadi Taman Lampion yang berhias dancing fountain alias air terjun menari.

Kampung Batik Laweyan dan Kauman


(foto : cet.co.id & pesona.travel)

Dikenal sebagai kota penghasil batik klasik, membuat tujuan wisata di Solo serasa kurang lengkap sebelum melihat aktivitas para pengrajin di Kampung Batik Laweyan dan Kauman. Mereka yang datang ke sini, tidak hanya wisatawan domestik, tapi banyak juga wisatawan mancanegara, karena batik saat ini memang semakin meng-global dengan banyaknya artis dan selebritis Hollywood yang mengenakannya.

Di tempat ini para pengunjung tidak hanya dapat berbelanja berbagai corak kain batik mulai dari harga yang termurah sampai dengan yang termahal, tapi juga dapat melihat dan belajar tentang proses pembuatan batik kepada para pengrajin.

Museum Manusia Purba Sangiran


(foto : puan.co & wikipedia.org)

Manusia purba Sangiran tentu sudah tidak asing lagi bagi kita, karena data tentang manusia purba ini dapat kita jumpai di buku-buku pelajaran sejarah mulai dari tingkat SD hingga SMA. Ketenaran dari manusia purba Sangiran itulah yang menjadi salah satu alasan bagi wisatawan untuk menjadikan museum ini sebagai tujuan wisata di Solo.

Untuk memberikan gambaran yang jelas dan lengkap tentang keberadaan manusia purba Sangiran, museum ini memamerkan sebanyak lebih dari 13.000 koleksi fosil manusia Sangiran, sehingga menjadikannya sebagai museum manusia purba paling lengkap di Asia. Selain itu ada juga fosil tumbuhan, hewan batu, dan peralatan yang dipakai manusia purba.

Taman Balekambang


(foto : travelspromo.com & travel.kompas.com)

Menempati areal seluas 10 hektar, tempat wisata yang bertempat di Jalan Ahmad Yani ini memiliki koleksi berbagai macam tanaman langka. Taman Balekambang yang mulai difungsikan sebagai tempat rekreasi dan wahana edukasi sejak tahun 2008 ini terbagi menjadi 2 bagian, yakni: hutan Partinah dengan koleksi tanamannya, serta Taman Air Partini yang merupakan tempat wisata air lengkap dengan permainan perahunya.

Taman Balekambang menjadi tujuan wisata di Solo yang menarik untuk dikunjungi, karena taman ini merupakan bagian dari sejarah panjang berdirinya kota Solo. Perlu diketahui bahwa taman ini dibangun pada tahun 1921 oleh K.G.P.A.A. Mangkunegara I dengan konsep yang memadukan unsur Jawa dengan gaya Eropa.

Pandawa Water World


(foto : persadasolo.net & wowkeren.com)

Sebagaimana kota-kota besar yang lain, Solo juga memiliki taman air yang tidak kalah megah dengan nama ’Pandawa Water World’. Tujuan wisata di Solo berupa tempat wisata air yang berlokasi di perbatasan Solo dengan Sukoharjo ini memiliki 27 wahana air, seperti: Fantastic Slide, Wave Pool, Warm Spa, Aerated Spa, Action River, Sight Tower, serta yang lainnya. Bagi pengunjung yang ingin memanjakan putra-putrinya yang masih balita atau anak-anak, tersedia pula kolam untuk mereka.

Dinamakan Pandawa Water World, karena taman air bernuansa budaya ini dihiasi dengan patung-patung dan ornamen-ornamen berbentuk tokoh-tokoh pewayangan dari keluarga Pandawa, seperti Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula, Sadewa, Kresna, Kunti, Drupadi dan Gatotkaca.

Tokoh-tokoh Pandawa tersebut tidak hanya dirupakan dalam bentuk patung dan ornamen, tapi juga menjadi nama dari sejumlah wahana serta fasilitas yang tersedia di taman air ini, seperti Bima Slide, Kunti Children & Toddler Pool, Gatotkaca Pool, Kresna Wave Pool, Yudhistira Open Count, Drupadi Food Servery, serta yang lain.

__________

Itulah beberapa tujuan wisata di Solo yang menjadi favorit wisatawan dan memberikan daya tarik berbeda dibandingkan objek-objek wisata yang ada di daerah lain. Selain objek-objek wisata tersebut, masih banyak destinasi lain di Solo yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi, seperti museum batik Danar Hadi, museum Radya Pustaka, Ngarsopuro Night Market, Pasar Klewer, Solo Grand Mall, Galabo dan sejumlah tempat wisata lainnya. (*)
Artikel sebelumya
Menikmati Pesona Tempat-tempat Wisata di Sumatera Utara
Semua list destinasi di Sumut ini kayaknya mesti kamu kunjungin deh
Artikel berikutnya
Mau Belanja Gadget Online Akhir Tahun? Baca Ini Dulu.
Takut tertipu berbelanja gadget secara online? Baca ini dulu biar tambah mantap!